Misi Peneyelamatan KMP Wahai Star oleh MT. Minas/P. 35 PDF Print E-mail
Selasa, 30 Oktober 2007

Pada pelayarannya yang diawali tanggal 09 Juli 2007 untuk mendistribusikan BBM dari Ternate menuju pelabuhan Wayame-Ambon,  MT. Minas/P.35 kapal dengan bobot  mati 3.500 DWT pada tanggal 12.15 WIT melewati Selat Manipa menemukan 29 korban kecelakaan KMP. Wahai Start.

Seperti yang di ceritakan ABK KMP Wahai  Star yang berhasil di selamatkan Zeth Nikijuluw (KKM), dan Sudino Banda (Oiler), pada saat itu KMP. Wahai Star, Kapal dengan panjang 36 m, lebar 7 m, dan bobot mati 148 ton berlayar dari Pesisir menuju Ambon pada tanggal 10 Juli 2007 pukul 19.30 WITA. Pada saat kapal KMP Wahai Star berada di Selat Manipa, kira kira 11 NM Selatan Pulau Manipa terjadi kebocoran pada plat lunas bagian buritan, sehingga air masuk kekamar mesin dan ABK kapal terus berusaha memompa air keluar. Pada pukul  20.00 WIT Nakhoda KMP. Wahai Star mengistruksikan Mualim I untuk membagikan life jacket kepada seluruh penumpang. Pada pukul 21.00 WIT KMP. Wahai Star melakukan panggilan ke Stasiun pantai Ambonia Radio via SSB di frekuensi 6215 Khz dan 6227 , akan tetapi tidak ada jawaban, dan komunikasi di lakukan dengan owner kapal untuk menginformasikan keadaan kapal. pada pukul 22.00 WIT Nakhoda menginstruksikan untuk menurunkan rakit-rakit penolong. Hingga akhirnya pada pukul 22.30 WIT kapal miring kekiri dan kemudian terbalik, seluruh ABK dan penumpang telah meninggalkan kapal.

Pada saat yang sama MT. Minas/P35, kapal yang di nakhodai Capt. Bangun Priyono mendapati beberapa korban kapal tenggelam KMP. Wahai Star, segera Team Tanggap Darurat MT. Minas/ P. 35 melakukan evakuasi korban yang di pimpin oleh Kosim (Mualim I), Jokie P. Tamarindang (Mualim II), dan Reagen Lukas (Mualim III. Setelah berhasil mengevakuasi beberapa korban, nakhoda segera mengevakuasi Ambonia Radio via SSB, Operas Marine Pertamina Wayame guna bantuan tambahan dari tim SAR Ambon. Sesuai instruksi Ditkapel Ambon evakuasi terus dilaksanakan dan di hentikan pada pukul 21.18 WIT dikarenakan cuaca yang kurang mendukung dengan ombak kuat sekitar 4-5 m (moderate sea) angin south eastly dengan kecepatan 11-15 knots (gentle breeze) dan cuaca yang gelap sehingga menyulitkan pencarian korban. korban yang berhasil dievakuasi MT. Minas / P.35 total berjumlah 29 orang, dengan kondisi 27 orang selamat dan 2 orang meninggal. Walaupun MT. Minas/P.35 melakukan tugas penyelematan, akan tetapi distribusi BBM untuk daerah Ambon dan sekitarnya tetap terjaga.

1
5
 Proses evakuasi korban
 2

 

Ibu Kastina dan putrinya yang  meninggal dunia 
 4
 Capt. Bangun Priyono memberikan penjelasan kepada pers.

 

Modifikasi terakhir ( Selasa, 30 Oktober 2007 )
 
< Prev
Powered by signalinovasi.com