|
Pada
pelayarannya yang diawali tanggal 09 Juli 2007 untuk mendistribusikan
BBM dari Ternate menuju pelabuhan Wayame-Ambon, MT. Minas/P.35
kapal dengan bobot mati 3.500 DWT pada tanggal 12.15 WIT melewati
Selat Manipa menemukan 29 korban kecelakaan KMP. Wahai Start.
Seperti
yang di ceritakan ABK KMP Wahai Star yang berhasil di selamatkan
Zeth Nikijuluw (KKM), dan Sudino Banda (Oiler), pada saat itu KMP.
Wahai Star, Kapal dengan panjang 36 m, lebar 7 m, dan bobot mati 148
ton berlayar dari Pesisir menuju Ambon pada tanggal 10 Juli 2007 pukul
19.30 WITA. Pada saat kapal KMP Wahai Star berada di Selat Manipa, kira
kira 11 NM Selatan Pulau Manipa terjadi kebocoran pada plat lunas
bagian buritan, sehingga air masuk kekamar mesin dan ABK kapal terus
berusaha memompa air keluar. Pada pukul 20.00 WIT Nakhoda KMP.
Wahai Star mengistruksikan Mualim I untuk membagikan life jacket
kepada seluruh penumpang. Pada pukul 21.00 WIT KMP. Wahai Star
melakukan panggilan ke Stasiun pantai Ambonia Radio via SSB di
frekuensi 6215 Khz dan 6227 , akan tetapi tidak ada jawaban, dan
komunikasi di lakukan dengan owner kapal untuk menginformasikan keadaan
kapal. pada pukul 22.00 WIT Nakhoda menginstruksikan untuk menurunkan
rakit-rakit penolong. Hingga akhirnya pada pukul 22.30 WIT kapal miring
kekiri dan kemudian terbalik, seluruh ABK dan penumpang telah
meninggalkan kapal.
Pada
saat yang sama MT. Minas/P35, kapal yang di nakhodai Capt. Bangun
Priyono mendapati beberapa korban kapal tenggelam KMP. Wahai Star,
segera Team Tanggap Darurat MT. Minas/ P. 35 melakukan evakuasi korban
yang di pimpin oleh Kosim (Mualim I), Jokie P. Tamarindang (Mualim II),
dan Reagen Lukas (Mualim III. Setelah berhasil mengevakuasi beberapa
korban, nakhoda segera mengevakuasi Ambonia Radio via SSB, Operas
Marine Pertamina Wayame guna bantuan tambahan dari tim SAR Ambon.
Sesuai instruksi Ditkapel Ambon evakuasi terus dilaksanakan dan di
hentikan pada pukul 21.18 WIT dikarenakan cuaca yang kurang mendukung
dengan ombak kuat sekitar 4-5 m (moderate sea) angin south eastly
dengan kecepatan 11-15 knots (gentle breeze) dan cuaca yang gelap
sehingga menyulitkan pencarian korban. korban yang berhasil dievakuasi
MT. Minas / P.35 total berjumlah 29 orang, dengan kondisi 27 orang
selamat dan 2 orang meninggal. Walaupun MT. Minas/P.35 melakukan tugas
penyelematan, akan tetapi distribusi BBM untuk daerah Ambon dan
sekitarnya tetap terjaga.
|